Jangan Pernah Tinggalkan Istri Anda Dengan Doktor Lelaki!! Lihat Apa Yang Dilakukan Dokter Ini Pada Pasien Wanitanya ? Sungguh Mengejutkan !!

Hati-hati dengan klinik palsu pada hari ini. Bukan saja klinik malah hospital juga begitu. Mungkin kejadian yang penulis kongsikan ini bukan berlaku di negara kita tetapi malang tidak berbau. Tidak ada gadis yang ingin diperlakukan oleh doktor maupun staf hospital.



Oleh itu, mohon ambil langkah berhati-hati para wanita di luar sana. Kerana setiap doktor lelaki di negara mana sekalipun pasti ada n4fsu. Apabila melihat wanita cantik, lelaki mana tidak terliur. Pastikan anda bukan mangsa pertama di negara Indonesia.

Walaupun sudah terpapar gambar di atas, penulis tetap ingin menegaskan bahwa entah benar atau tidak tentang rekaman ini benar-benar berlaku atau pun tidak.



Karena banyak orang akan berpikir bagaimana doktor dibiarkan sendirian di dalam kamar bedah? Satu lagi, jika ingin melakukan perkara terkutuk seperti itu, apakah doktor tersebut tidak memikirkan bahwa kamar bedah itu terdapat CCTV?  Membingungkan ya?

Tapi untuk para netizen yang sempat membaca artikel ini, di mohon untuk berhati-hati untuk para suami, dan TERUTAMA bagi para kaum perempuan.

Sumber : http://hikmahterkini.blogspot.co.id/2016/11/wajib-baca-jangan-pernah-tinggalkan.html#

Astaghfirullah, Tanda Kiamat ini Muncul di Jakarta Selatan

Lokasi Apartemen Gateway Pesanggrahan
Tak seorangpun dapat mengetahui secara pasti kapan datangnya kiamat. Namun, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mensabdakan tanda-tanda kiamat dalam banyak hadits. Salah satu tanda kiamat yang pernah disabdakan Rasulullah, terjadi di Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Rasulullah mensabdakan bahwa salah satu tanda kiamat adalah maraknya perzinaan yang dilakukan terang-terangan. Bahkan mempertontonkan hubungan di hadapan orang lain.

إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ ، وَيَثْبُتَ الْجَهْلُ ، وَيُشْرَبَ الْخَمْرُ ، وَيَظْهَرَ الزِّنَا

“Di antara tanda-tanda datangnya hari kiamat adalah: sedikitnya ilmu, tersebarnya kebodohan, dan merebaknya perzinaan” (HR. Bukhari dan Muslim)

لا تقوم الساعة حتى يتهارجون فى الطرق تهارج الحمر

“Tidak akan terjadi kiamat hingga ada orang-orang yang melakukan hubungan intim di jalan-jalan bagaikan keledai” (HR. Ibnu Abi Syaibah)

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ ، لا تَفْنَى هَذِهِ الأُمَّةُ حَتَّى يَقُومَ الرَّجُلُ إِلَى الْمَرْأَةِ فَيَفْتَرِشَهَا فِي الطَّرِيقِ ، فَيَكُونَ خِيَارُهُمْ يَوْمَئِذٍ مَنْ يَقُولُ لَوْ وَارَيْتَهَا وَرَاءَ هَذَا الْحَائِطِ

“Demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, tidak akan hancur umat ini hingga kaum pria mendatangi kaum wanita, lalu menggaulinya di jalan. Orang yang paling baik di antara mereka saat itu mengatakan: ‘Seandainya engkau menutupinya dengan melakukannya di belakang tembok ini’” (HR. Abu Ya’la Al Haitsami dan ia menshahihkannya)Baru-baru ini, tepatnya Jum'at 30 Desember 2016 , pasangan suami istri di Jakarta Selatan berinisial A (33) dan L (31) ditangkap polisi di Apartemen Gateaway Pesanggrahan Jakarta Selatan. Sebabnya, mereka mempertontonkan adegan keduanya secara live kepada orang yang mau menontonnya. Setiap penonton dikenai tarif Rp 800 ribu.

Bahkan, pelaku tidak hanya mempertontonkan, tetapi juga mempersilahkan penonton merekam bahkan mencoba istrinya jika mau. 

Yang miris, kedua orang itu adalah tamatan sarjana. Kepada Polres Metro Jakarta Selatan, mereka mengaku melakukan hal itu karena motif ekonomi.

Apa yang disabdakan Rasulullah dan tidak dapat dibayangkan di masa itu oleh generasi sahabat kini benar-benar terjadi. Ini bukti bahwa sabda Rasulullah selalu benar karena berdasarkan wahyu. Tetapi fenomena ini juga membuat kita merinding, karena menandakan zaman kian akhir kian rusak. Maksiat dipamer-pamerkan. Zina terang-terangan. Rasa malu kian hilang. Dan fenomena ini sekaligus mengingatkan kita bahwa kiamat sudah dekat. Sebab tanda-tanda yang disabdakan Rasulullah, kini satu per satu hadir di muka bumi. Allaahummaghfirlana… [Ibnu K/Tarbiyah]

Hmm.. Lezaat.. Inilah Resep Makanan Super Lezat Yang Cocok Dihidangkan Bersama Keluarga Di Malam Tahun Baru Nanti

Tahun baru sebentar lagi, alangkah nikmatnya jika kita bisa membuat makanan yang pas banget dan cocok untuk dinikmati semua anggota keluarga.


Oke langsung saja, berikut resep membuat menu lezat untuk tahun baru nanti..

Resep Masakan Enak Untuk Pesta Tahun Baru : Resep Ayam Bakar Limau

 

Bahan-Bahan Membuat Ayam Bakar Limau :
  • 1 ekor ayam, potong 6, memarkan
  • 1 sendok makan air jeruk limau
  • 1 sendok makan garam
  • 2 buah jeruk limau, belah dua
  • 3 sendok makan kecap manis
  • 100 ml santan
  • 4 lembar daun jeruk
  • 2 sendok makan minyak untuk menumis
  • 5 buah bawang merah
  • 3 siung bawang putih

Cara Mengolah Ayam Bakar Limau
:
  1. Haluskan bawang merah.
  2. Haluskan bawang putih.
  3. Rendam ayam dalam air jeruk dan garam selama 30 menit. Sisihkan.
  4. Tumis bawang merah dan putih yang telah dihaluskan bersama daun jeruk hingga harum.
  5. Masukkan ayam, aduk sampai berubah warna.
  6. Tambahkan kecap manis dan santan. Aduk-aduk hingga setengah matang.
  7. Bakar bersama potongan jeruk limau hingga matang.
  8. Sajikan bersama nasi hangat.

Untuk 6 orang.
Sumber : KapanLagi.com
Dear Girls, Kamu Pasti Terlihat Lebih Cantik Setelah Mencoba 11 Tips Cara Memakai Jilbab Ini!

Dear Girls, Kamu Pasti Terlihat Lebih Cantik Setelah Mencoba 11 Tips Cara Memakai Jilbab Ini!

Buat kamu yang memeluk agama Islam dan berjenis kelamin cewek, pemakaian hijab adalah ibadah yang sepatutnya kamu amalkan. Bagi yang sudah mendapatlan hidayah dan memantapkan hati untuk berhijab, pemakaian syal penutup kepala ini pasti bikin kamu kreatif dengan berbagai warna dan model yang tersedia. Namun, buat kamu yang masih setengah hati, bisa-bisa pemakaiannya malah jadi setengah-setengah juga.
IDNtimes mengamati dan menyimpulkan, tentunya tanpa menghakimi, ada beberapa jenis cewek dilihat dari caranya pakai hijab. Sok, dicek dulu, ada nggak jenis ini di sekitar kamu!

1. Hijaber fashionista.

Jenis cewek berhijab ini memang udah punya selera fashion yang di atas rata-rata dari sejak sebelum memutuskan berkomitmen memakai hijab. Atau kalau tidak demikian, maka doi pasti banyak banget memperkaya diri dengan inspirasi-inspirasi fashion dan kreatif mewujudkan gaya yang cocok buat dirinya. She's a keeper, guys!

2. Hijaber feminin di keseharian.

Yang artinya? Doi adalah hijaber yang selalu pakai rok atau baju kurung atau kaftan. Udah, nggak pernah jauh-jauh dari tiga jenis baju khas perempuan Muslim itu. Kalau nggak gitu, apapun atasan yang dikenakannya, bawahannya pasti rok panjang yang menyentuh dan menyapu lantai dengan anggunnya. Yap, tebakan kamu benar, ini dia cewek yang hatinya lembut dan keibuan, dengan gerak-gerik feminin nan soleha.

3. Hijaber tomboy ala anak kampus.

Gayanya boleh dibilang rada-rada preman, karena masih kuliah dan ambisius banget mencapai impian dan jadi nomor satu di kelas. Biasanya, yang begini ini banyak ditemukan di sekitaran kampus kamu. Mereka tipe cewek-cewek yang menomorduakan dandanan, yang penting nyaman dan bebas bergerak. Bisa dideteksi dari ransel besar yang digendongnya ke mana-mana, dan pasti berisi buku-buku setebel-tebel batu bata. Cewek hijaber yang begini, seperti yang sudah kamu duga, pasti ambisius dan berjiwa besar, kadang cuek, tapi baik hati dan pintar.

4. Hijaber yang pakenya cuma disampirkan aja.

 
Ini adalah cara pemakaian hijab yang dipertanyakan keabsahannya. Sebenernya, lo niat pakenya nggak sih, Sis? Biasanya, gaya hijab begini paling banyak ditemukan seputaran hari raya Idul Fitri, di mana semua cewek yang sehari-harinya nggak pakai tetap juga belum mau berkomitmen pakai, jadi disampirin aja deh. Kadang, hijabnya juga berfungsi jadi syal pundak aja. Tipe cewe yang kayak gini boleh dibilang kurang berpendirian kuat dan masih suka terpengaruh, meski hati dan perilakunya baik.

5. Hijaber tapi poninya keluar-keluar.

Aduh, ini lebih nightmare lagi dari hijab disampirin. Meski udah pakai hijab, poni yang udah kadung dipotong model rata harus tetap ngeksis. Jadi, alih-alih dijepit dan disembunyikan sebagaimana layaknya pemakaian hijab, si poni malah muncul dan melambai-lambai. Terus terang, gaya ini aneh banget, jadi boleh disimpulkan kalau cewek model begini sedikit nggak niat dan masih hilang arah. Yah, tapi nggak semuanya pasti begitu, ini berdasarkan penilaian IDNtimes aja, ya!

6. Hijaber yang lehernya masih ngintip.

 
Nggak jauh beda sama sepupunya si poni keluar-keluar, hijab yang kependekan sampai bikin cewek yang make jadi kelihatan lehernya ini juga aneh banget. Kalau biasanya hijab yang dilihat banyak mata adalah hijab yang tertutup dari kepala sampai leher, kadang sampai dada, dan hanya menyisakan wajah saja, ini malah lehernya ikutan tampil. Positifnya, mungkin doi salah beli hijab dan ternyata kependekan. Tipe cewek yang kayak gini juga nggak jauh beda dengan hijaber yang kemungkinan besar pada masih ababil. Huft.

7. Hijaber bersorban

Uah, ini dia si cewek berhijab sorban yang anggun dan sophisticated. Pada tahu Yuna, kan? Penyanyi asal Malaysia dengan suara surgawi dan sudah diproduseri nama sekelas Pharrell ini makin bikin hijab sorban tenar. Bukan, bukan sorban serupa Aa Gym ya, Sis, justru sorban cantik yang memungkinkan kamu mengintipkan si anting-anting kesayangan. Selain fashionable, tipe cewek yang seperti ini juga tahu jelas apa yang dia mau dan percaya diri tampil beda.

8. Hijaber totaliter.

Alias hijab yang hanya menyisakan mata yang mengintip ke relung jiwanya yang total berkomitmen pada Tuhan yang Maha Esa. Para pemakai hijab seperti ini biasanya merupakan pemakai hijab yang memang sudah dididik untuk menutupi aurat sejak kecil. Nggak banyak yang dapat kamu ketahui tentang cewek berhijab demikian, selain kereligusan dan kesetiaannya pada ajaran-ajaran agama.

9. Hijaber atasnya doang, tapi bajunya terlalu ketat.

Elah, ini sebenernya boleh dibilang hijabers fashionista yang gagal. Girls, ada banyak cara kamu bisa tampil fashionable tanpa harus menonjolkan lekuk tubuh. Sayangnya, mungkin doi nggak sekreatif saudari kita si hijabers fashionista. Jadi deh baju yang dipakai agak sedikit terlalu ketat. Sifat cewek yang demikian ini boleh dibilang agak kurang mengerti sama makna berkomitmen sepenuhnya dan masih suka coba-coba.

10. Hijaber hipster.

Jangan dikira hijabers hipster sama aja sama hijabers fashionista, ya, girls! Ada bedanya, karenan para hijabers hipster memiliki kemampuan memilih item-item mode yang di luar dugaan dan bakal bikin kamu terbelalak ngelihatnya, atau malah terinspirasi. Yang jelas, para pemakai hijab yang demikian udah pasti sangat pede, nyaman jadi dirinya sendiri dan punya selera unik yang lain dari cewek-cewek berhijab lainnya.

11. Hijaber sederhana.

Kalau kamu bukanlah seorang fashionista, hanya mengerti celana apa cocok sama atasan apa dan warna hijab apa, serta mementingkan kenyamanan, maka kamu adalah seorang hijaber sederhana. Kamu nggak menguasai gaya-gaya hijab kekinian dan kamu nyaman bersembunyi dalam kesederhanaan. Poin plus buat para cewek berhijab sederhana, untuk ketidak neko-nekoannya dan kemampuannya untuk memprioritaskan apa yang paling penting. Calon istri idaman, nih!
Nah, hijabers, kamu masuk tipe yang mana? Sahabat kamu, tipe yang mana?

Sumber : IDNTimes.com

Ternyata Zaman yang Paling Ditakuti Nabi Muhammad Itu Kini Sedang Berlangsung

Untuk renungan bersama mengenai keadaan akhir zaman dan tanda­tanda kiamat Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda “Jika ada seseorang berkata, banyak orang telah rusak, maka orang yang berkata itu sendiri yang paling rusak di antara mereka” (HR Muslim)
Ahli Ibadah yang Jahil Dan Ulama Yang FasikAnas radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah SAW bersabda “Akan ada pada akhir zaman rahib yang jahil dan ulama yang fasik” (HR Ibnu Ady)
Menjual Agama Karena DuniaDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Dia berkata, Rasulullah SAW bersabda “Akan keluar pada akhir zaman orang­orang yang mencari keuntungan dunia dengan menjual agama. Mereka berpakaian di depan orang lain dengan pakaian yang dibuat dari kulit kambing (berpura­pura zuhud dari dunia) untuk mendapatkan simpati masyarakat, dan kata mereka lebih manis dari gula.
Padahal hati mereka adalah hati serigala. Allah SWT berfirman kepada mereka “Apakah kamu tertipu dengan kelembutanKu? Ataukah kamu terlalu berani berbohong kepadaKu? Demi kebesaranKu, Aku bersumpah akan menurunkan suatu fitnah yang akan terjadi di kalangan mereka sendiri, sehingga orang yang alim (cendikiawan) pun akan menjadi bingung “(HR Tirmidzi)
Pendusta dan PengkhianatDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Dia berkata, Rasulullah SAW bersabda “Akan datang kepada manusia tahun­tahun yang penuh dengan tipuan. Pada waktu itu si pendusta dikatakan benar dan orang yang benar dikatakan dusta. Pengkhianat akan disuruh memegang amanah dan orang yang amanah dikatakan pengkhianat.Dan yang berkesempatan berbicara (mencoba memperbaiki) hanyalah golongan “Ruwaibidhah”. Sahabat bertanya “Apakah Ruwaibidhah itu wahai Rasulullah?” Nabi SAW menjawab “Orang kerdil, hina, dan tidak mengetahui bagaimana mengurus orang yang banyak” (HR Ibnu Majah)
Kefasikan MerajalelaDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda “Bersegeralah kamu beramal sebelum menemui fitnah (ujian berat) seumpama malam yang sangat gelap. Seseorang yang masih beriman di waktu pagi, kemudian pada waktu petang dia sudah menjadi kafir, atau seseorang yang masih beriman di waktu sore, kemudian pada keesokan harinya dia sudah menjadi kafir. Dia telah menjual agamanya dengan sedikit harta benda dunia “(HR Muslim)
Penindasan Terhadap Umat IslamDari Tsauban radhiyallahu anhu. Dia berkata, Rasulullah SAW bersabda “Hampir tiba suatu zaman di mana bangsa­bangsa dari seluruh dunia akan datang mengerumuni kamu bagaikan orang-orang yang kelaparan mengerumuni bekas hidangan mereka” Maka salah seorang sahabat bertanya “Apakah karena kami sedikit pada hari itu?” Nabi SAW menjawab “Bahkan kamu pada hari itu terlalu banyak, tetapi kamu umpama buih di waktu banjir, dan Allah akan mencabut rasa gentar terhadap kamu dari hati musuh­musuh kamu, dan Allah akan melemparkan ke dalam hati kamu penyakit ‘wahan’. Seorang sahabat bertanya “Apakah ‘wahan’ itu, wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab “Cinta dunia dan takut mati” (HR Abu Daud)
Islam Hanya Tinggal NamaDari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu. Dia mengatakan, telah bersabda Rasulullah SAW “Telah hampir tiba suatu zaman, di mana tidak ada lagi dari Islam kecuali hanya namanya, dan tidak ada lagi dari Al­Quran kecuali hanya tulisannya. Masjid­masjid mereka indah, tetapi kosong dari hidayah. Ulama mereka adalah sejahatjahat makhluk yang ada di bawah langit. Dari merekalah keluar fitnah, dan kepada mereka jua fitnah itu akan kembali “(HR AlBaihaqi)
Budaya Yahudi Dan NasraniDari Abu Sa’id Al­Khudri radhiyallahu anhu. Dia mengatakan, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda “Kamu akan mengikuti jejak umat­umat sebelum kamu, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, sehingga jikalau mereka masuk ke lubang biawak sekalipun kamu akan mengikuti mereka” Sahabat bertanya “Ya Rasulullah! Apakah Yahudi dan Nasrani yang Tuan maksudkan? “Nabi SAW menjawab” Siapa lagi? “(HR Muslim)
Ulama Tidak DipedulikanDari Sahl bin Saad as­Sa ‘idi radhiyallahu anhu. Dia berkata, Rasulullah SAW bersabda “Ya Allah! Janganlah Engkau menemukan aku dan mudah­mudahan kamu juga tidak bertemu dengan suatu zaman di mana para ulama sudah tidak diikuti lagi, dan orang yang penyantun sudah tidak dihiraukan lagi. Hati mereka seperti hati orang Ajam, lidah mereka seperti lidah orang Arab “(HR Ahmad)
Ulama Agama Semakin BerkurangDari Abdullah bin Amr bin ‘Ash radhiyallahu anhu. Dia berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya Allah SWT tidak akan mencabut (menghilangkan) ilmu dengan sekaligus dari manusia. Tetapi Allah SWT menghilangkan ilmu agama dengan mematikan para ulama. Apabila telah ditiadakan para ulama, orang banyak akan memilih orang­orang jahil sebagai pemimpinnya. Ketika pemimpin yang jahil itu ditanyakan, mereka akan berfatwa tanpa ilmu pengetahuan. Mereka sesat dan menyesatkan orang lain” (HR Muslim)
Golongan Anti HaditsDari Miqdam bin Ma’dikariba radhiyallahu anhu. Dia mengatakan, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda “Hampir tiba suatu zaman di mana seorang pria yang sedang duduk bersandar di atas kursi kemegahannya, lalu disampaikan kepadanya sebuah hadis dari hadisku maka dia berkata” Pegangan kami dan kamu hanyalah kitab Allah saja. Apa yang dihalalkan oleh Al­Quran kami halalkan. Dan apa yang ia haramkan kami haramkan “(Kemudian Nabi SAW melanjutkan sabdanya)” Padahal apa yang dilarang Rasulullah SAW itu samalah hukumnya dengan apa yang diharamkan Allah SWT” (HR Abu Daud dan Ibnu Majah)
Berbangga­dangga Dengan MasjidDari Anas bin Malik radhiyallahu anhu. Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda “Tidak terjadi hari Kiamat hingga umatku bermegahmegah dengan bangunan masjid” (HR Abu Daud).
Tak Ada Imam Untuk Sholat BerjamaahDari Salamah binti al­Hurr radhiyallahu anhu. Dia berkata, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda “Akan datang suatu zaman, pada waktu itu orang banyak berdiri tegak beberapa lama, karena mereka tidak mendapatkan orang yang dapat mengimami mereka shalat” (HR Ibnu Majah)
Penyakit Umat Islam Masa KiniDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu. Katanya, aku mendengar Rasulullah SAW bersabda “Umatku akan ditimpa penyakit ­Penyakit yang pernah menimpa umat­umat terdahulu” Sahabat bertanya “Apakah penyakit­penyakit umat­umat terdahulu itu?” Nabi SAW menjawab “Penyakit­penyakit itu adalah, 1.Terlalu sombong , 2.Terlalu mewah, 3.Mengumpulkan harta sebanyak mungkin, 4.Tipu menipu dalam merebut harta benda dunia, 5.Saling memarahi, 6.Dengki­mendengki sehingga menjadi zalim menzalimi “(HR Hakim)
Perangkap RibaDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu. Dia berkata, Rasulullah SAW bersabda “Akan tiba suatu zaman, tidak ada seorang pun kecuali dia terlibat dalam memakan harta riba. Kalau dia tidak memakannya secara langsung, dia akan terkena debunya “(HR Ibnu Majah)
Manusia Tak Peduli Tentang Sumber PendapatannyaDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu. Dia berkata, bersabda Rasulullah saw, “Akan datang suatu zaman seseorang tidak mempedulikan dari mana dia mendapatkan harta, apakah dari sumber yang halal atau pun haram” (Riwayat Muslim)
Banyaknya Sumber MineralDari Ibnu Umar radhiyallahu anhu. Dia mengatakan “Pada suatu saat dibawa ke hadapan Rasulullah SAW sepotong emas. Dan emas itu adalah emas zakat yang pertama sekali dikutip. Emas itu telah dibawa oleh Bani Sulaim dari tambang (galian) mereka. Maka sahabat berkata “Wahai Rasulullah! Emas ini adalah hasil tambang kita “Lalu Nabi SAW menjawab” Nanti kamu akan menemukan banyak galian­galian, dan yang akan mengelolanya adalah orangorang yang jahat “(HR Baihaqi)
Merebaknya KhamarDari Abu Malik Al­Asy’ari radhiyallahu anhu. Katanya Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya akan ada sebagian dari umatku yang meminum khamar dan mereka menamakannya dengan nama yang lain. Sambil diiringi dengan alunan musik dan suara biduanita. Allah SWT akan menenggelamkan mereka ke dalam bumi dan Allah SWT akan mengubah mereka menjadi kera atau babi “(HR Ibnu Majah)
Maraknya PerzinaanDari Anas radhiyallahu anhu. Dia berkata “Aku akan menceritakan kepada kamu sebuah Hadis yang tidak ada orang lain yang akan menceritakannya setelah aku. Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda “Di antara tanda kiamat adalah sedikit ilmu, banyak ketidaktahuan, banyak perzinaan, banyak kaum perempuan dan sedikit kaum pria, sehingga nanti orang akan mengurus lima puluh orang perempuan” (HR Bukhari Muslim).
Berpakaian Tapi TelanjangDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu. Dia berkata, Rasulullah SAW bersabda “Ada dua golongan yang akan menjadi penghuni neraka, keduanya belum pernah aku melihat mereka. Pertama, golongan (penguasa) yang memiliki cambuk bagaikan ekor sapi yang digunakan untuk memukul orang. Kedua, perempuan yang berpakaian tapi telanjang, lenggang­lenggok sewaktu berjalan, mengayun­ayunkan bahu. Kepala mereka bagaikan punuk (belakang unta). Kedua golongan ini tidak akan masuk surga, bahkan tidak akan dapat mencium bau harumnya. Sesungguhnya keharuman surga itu akan menghirup dari jarak perjalanan yang sangat jauh” (HR Muslim)
Perilaku Manusia Masa KiniDari Aisyah radhiyallahu anhu. Dia berkata “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda” Tidak akan terjadi hari kiamat sehingga seorang anak menjadi alasan kemarahan (bagi orang tuanya), hujan akan menjadi panas, akan bertambah banyak orang yang tercela dan akan berkurang orang yang baik, anak­anak menjadi berani melawan orang tua, dan orang yang jahat berani melawan orang­orang baik” (HR Thabrani) Anak Menjadi Majikan atau Tuan Ibunya
Dari Umar bin al­Khattab radhiyallahu anhu. (Dalam sebuah hadis yang panjang), … kemudian Jibril bertanya kepada Rasulullah SAW “Maka kabarkan kepadaku tentang harikiamat?” Lalu Nabi SAW menjawab, “Orang yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya” Maka Jibril berkata “Kalau begitu coba kabarkan kepadaku tandatandanya “maka Nabi SAW menjawab” Bahwa hamba akan melahirkan tuannya dan engkau melihat orang berjalan tanpa sepatu dan orang yang bertelanjang lagi miskin yang hanya menggembala kambing itu berlomba­lomba untuk membuat bangunan” (Riwayat Muslim)
Peperangan Demi peperanganDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, katanya Rasulullah SAW bersabda “Hari kiamat tidak akan terjadi sehingga harta benda berlimpah dan timbul banyak fitnah dan sering terjadi” al­Harj “. Sahabat bertanya “Apakah al­Harj itu wahai Rasulullah?” Nabi SAW menjawab “Perang, perang, perang” Beliau mengucapkannya tiga kali. (HR Ibnu Majah)
Perang Di Sekitar Sungai Eufrat (Irak) Karena Berebut KekayaanDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda “Tidak terjadi hari kiamat sehingga Sungai Eufrat (Sungai Efrat, Irak) menjadi surut airnya sehingga tampak sebuah gunung dari emas. Banyak orang yang tewas karena merebutnya. Maka terbunuhlah sembilan puluh sembilan dari seratus orang yang berperang. Dan masing­masing yang terlibat berkata “Mudahmudahan akulah orang yang selamat itu” Di dalam riwayat lain disebutkan “Sudah dekat suatu masa di mana Sungai Furat akan menjadi surut airnya lalu tampak perbendaharaan dari emas, maka siapa saja yang hadir di situ janganlah dia mengambil sesuatu pun dari harta tersebut” (HR Bukhari Muslim)
[Ada sebagian pihak yang menyatakan bahwa kata emas di dalam Hadis ini sebenarnya minyak]
Waktu Terasa PendekDari Anas bin Malik radhiyallahu anhu. Dia berkata, Rasulullah SAW bersabda “Tidak akan terjadi kiamat sehingga waktu terasa pendek, maka setahun dirasakan seperti sebulan, sebulan dirasakan seperti seminggu, seminggu dirasakan seperti sehari, sehari dirasakan seperti satu jam dan satu jam dirasakan seperti satu kilatan api” (HR Tirmidzi)
Hilangnya Sifat AmanahDari Huzaifah bin Al­Yaman radhiyallahu anhu. Katanya, … “Kemudian jadilah orang berjual beli, maka hampir saja tidak ada seorang pun yang suka menunaikan amanah, sehingga dikatakan orang bahwasanya di kalangan Bani Fulan (di desa tertentu) itu ada seorang yang sangat baik memegang amanah, sangat terpercaya dan publik mengatakan “Alangkah tekunnya dia dalam bekerja, alangkah indahnya pekerjaannya, alangkah cerdik otaknya. Padahal di dalam hatinya sudah tidak ada lagi keimanan sekali pun hanya seberat timbangan biji sawi.” (HR Bukhari & Muslim).
Islam Akan Pudar Secara PerlahanDari Huzaifah bin al­Yaman radhiyallahu anhu. Dia berkata, Rasulullah SAW bersabda “Islam akan lenyap seperti hilangnya pola pada pakaian, sehingga orang tidak mengerti apakah yang dimaksudkan dengan puasa, apakah yang dimaksud dengan shalat, apakah yang dimaksud dengan nusuk (ibadah), dan apakah yang dimaksudkan dengan sedekah. Al­Quran akan hilang semuanya pada suatu malam, maka tidak ada yang tertinggal di permukaan bumi ini darinya walaupun hanya satu ayat. Sesungguhnya yang ada hanya beberapa kelompok manusia, di antaranya orang tua, pria dan perempuan. Mereka hanya dapat berkata, Kami sempat menemui nenek moyang kami mengucapkan kalimat LAILAHAILLALLAH, lalu kami pun mengucapkannya juga ” (HR Ibnu Majah)
Kapan Akan Terjadi Kehancuran?Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu. Dia mengatakan “Pada suatu hari ketika Nabi SAW sedang berada dalam suatu acara dan berbicara dengan orang yang hadir, tiba­tiba datang seorang A’rabi (Arab Badui) lalu dia bertanya kepada Rasulullah SAW” Kapan akan terjadi hari Kiamat? “Nabi SAW terus saja berbicara. Sebagian yang hadir berkata “Beliau (Nabi SAW) mendengar apa yang ditanyakan, tetapi pertanyaan itu tidak disenanginya” Sementara yang lain
mengatakan “Sesungguhnya ia tidak mendengar pertanyaan itu” Sehingga ketika Nabi SAW selesai berbicara, beliau bersabda “Di mana orang yang bertanya tentang hari kiamat tadi? “Lalu Arab Badui itu menyahut” Ya! Saya wahai Rasulullah “Maka Nabi SAW bersabda” Apabila amanah telah disia­siakan maka tunggulah hari Kiamat “Arab Badui itu bertanya pula,” Apa yang dimaksud dengan menyia­nyiakan amanah itu? “Nabi SAW menjawab” Bila urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah kedatangan hari Kiamat “(HR Bukhari)
Kebinasaan Umat IslamDari Ummul Mukminin, Zainab binti Jahsy (istri Rasulullah SAW), beliau berkata, “(Pada suatu hari) Rasulullah SAW masuk ke dalam rumahnya dengan keadaan cemas sambil bersabda, LAILAHAILLALLAH, celaka (binasa) bagi bangsa Arab dari kejahatan (malapetaka) yang sudah hampir menimpa mereka. Pada hari ini telah terbuka dari dinding Yakjud dan Makjud seperti ini “, dan Baginda menemukan ujung jari dan ujung jari yang sebelahnya (jari telunjuk) yang dengan itu mengisyaratkan seperti bulatan. Saya (Zainab binti Jahsy) lalu bertanya “Ya Rasulullah! Apakah kami akan binasa sedangkan di kalangan kami masih ada orang­orang yang saleh? “Lalu Nabi SAW bersabda” Ya, jikalau kejahatan sudah terlalu banyak” (Riwayat Bukhari & Muslim)
Penyebab Kebinasaan SeseorangDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu. Dia berkata, Rasulullah SAW bersabda “Akan datang suatu zaman di mana orang yang beriman tidak akan dapat menyelamatkan imannya, kecuali ketika dia lari membawanya dari puncak bukit ke puncak bukit yang lain, dan dari suatu gua ke gua yang lain. Maka ketika zaman itu telah tiba, segala sumber pendapatan tidak dapat diperoleh kecuali dengan melakukan sesuatu yang menyebabkan kemurkaan Allah SWT. Bila ini telah terjadi, maka kebinasaan seseorang adalah karena memenuhi kehendak istri dan anak­anaknya. Kalau dia tidak memiliki istri dan anak, maka kecelakaan menimpanya karena memenuhi kehendak orang tuanya. Dan jikalau orang tuanya sudah tidak ada lagi, maka kecelakaan menimpanya karena mengikuti kehendak keluarganya atau karena mengikuti kehendak tetangganya “Sahabat bertanya” Wahai Rasulullah SAW, apakah maksud perkataan engkau itu? “Nabi SAW menjawab” Mereka akan menghinanya dengan kesempitan hidupnya. Maka ketika itu sesungguhnya dia telah menceburkan dirinya ke jurang­jurang kebinasaan yang akan menghancurkan dirinya” (HR Baihaqi)
Perselisihan yang BanyakDari Abi Nijih ‘Irbadh bin Sariyah radhiyallahu anhu. Dia berkata “Telah menyarankan kami Rasulullah SAW akan satu nasihat yang menggetarkan hati kami dan meneteskan air kami ketika mendengarnya, lalu kami berkata, Ya Rasulullah! Seolah­olah ini adalah nasihat yang terakhir sekali maka berikanlah pesanan kepada kami “Beliau pun bersabda” Aku berwasiat akan kamu supaya selalu bertakwa kepada Allah dan mendengar serta taat (kepada pemimpin) sekali pun yang memimpin kamu itu hanya seorang hamba. Sesungguhnya orang yang panjang umurnya dari kamu pasti dia akan melihat perselisihan yang banyak. Maka hendaklah kamu berpegang teguh dengan sunnahku dan sunnah para khulafa Ar Rasyidin Al Mahdiyin (Khalifah­khalifah yang mengetahui kebenaran dan mendapat pimpinan ke jalan yang benar) dan gigitlah sunah­sunah itu dengan gigi geraham dan jauhilah hal­hal yang baru (bid’ah ) yang diada­adakan, karena sesungguhnya setiap bid’ah itu adalah sesat” (Riwayat Abu Daud dan Tirmizi)
Golongan yang SelamatDari ‘Auf bin Malik radhiyallahu anhu. Dia berkata, Rasulullah SAW bersabda “Umat Yahudi telah terpecah­belah menjadi tujuh puluh satu golongan, maka hanya satu golongan saja yang masuk surge dan yang tujuh puluh akan masuk neraka. Umat Nasrani terpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan, maka tujuh puluh satu golongan masuk neraka dan hanya satu golongan saja yang masuk surga. Demi Tuhan yang diriku di dalam kekuasaanNya, umatku akan terpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, hanya satu golongan saja yang masuk surga dan tujuh puluh dua akan masuk neraka. Sahabat bertanya “Golongan mana yang aman?” Nabi  SAW menjawab “Mereka adalah jamaah” (HR Ibnu Majah)
Islam Menjadi AsingDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu. Dia berkata, Bersabda Rasulullah SAW “Islam mulai berkembang dalam keadaan asing. Dan ia akan kembali asing pula. Maka beruntunglah orang­orang yang asing” (HR Muslim)
Orang yang Beriman Laksana Memegang Bara ApiAnas radhiyallahu anhu. Berkata Rasulullah SAW bersabda “Akan datang pada manusia suatu zaman di mana orang yang berpegang teguh di antara mereka kepada agamanya laksana orang yang memegang bara api.” (HR Tarmizi)
Kesusahan Itu Lebih Baik Dari KesenanganDari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu “Bahwasanya kami sedang duduk bersama Rasulullah SAW di dalam masjid. Tiba­tiba datang Mus’ab bin Umair radhiyallahu anhu. Dan tidak ada di badannya kecuali hanya selembar selendang yang ditambal dengan kulit. Tatkala Rasulullah SAW melihat kepadanya. Baginda menangis dan meneteskan air mata karena mengenangkan kemewahan Mus’ab ketika berada di Mekah dahulu (karena sangat dimanjakan oleh ibunya), dan karena memandang nasib Mus’ab sekarang (ketika berada di Madinah sebagai seorang Muhajirin yang meninggalkan segala harta benda dan kekayaan di Mekah).
Kemudian NabiMuhammad SAW bersabda “Bagaimana keadaan kamu pada suatu hari nanti, pergi pada waktu pagi dengan satu pakaian, dan pergi pada malam hari dengan pakaian yang lain pula. Dan ketika diberikan satu hidangan, ditempatkan pula satu hidangan yang lain. Dan kamu menutupi (menghias) rumah kamu sebagaimana kamu memasang kelambu Ka’bah? “Maka jawab sahabat” Wahai Rasulullah, tentunya keadaan kami pada waktu itu lebih baik dari kondisi kami pada hari ini. Kami akan memberikan perhatian penuh kepada masalah ibadah saja dan tidak bersusah payah lagi untuk mencari rezeki “Lalu Nabi SAW bersabda” Tidak! Kondisi kamu hari ini adalah lebih baik dari keadaan kamu pada hari itu” (HR Tirmidzi)
Golongan yang Selalu MenangDari Mughirah bin Syu’bah radhiyallahu anhu. Dia berkata, Rasulullah SAW bersabda “Selalu di antara umatku ada golongan yang selalu menang (dalam perjuangan mereka), sehingga sampailah pada suatu waktu yang dikehendaki Allah SWT. Mereka senantiasa menang.” (HR Bukhari)